2 Quotes

Jangan pernah memisahkan wanita dari keluarganya bila engkau tak berniat menjaga dan melindunginya. Jadilah pria sejati atau biarkan ia untuk orang lain” -Aan Chandra Thalib

Melepaskan dengan tulus sesuatu yang amat kita inginkan tidak selalu berarti kita lemah. Melainkan sebaliknya, kita sangat kuat untuk membiarkan sesuatu itu pergi. Kita sangat kuat untuk meyakini bahwa besok lusa, jika memang berjodoh, pasti akan kembali.” -Darwis Tere Liye

Semoga hati ini masih Allah kuatkan. Selamat malam 🙂

Advertisements

Dek, Kamu Tahu Nggak?

“Dek, kamu tahu ga kenapa muslimun mujahidun Suriah begitu kuat?”

“Ga tau.”

“Karena mereka tahu mereka sedang diuji, lalu mereka kembali kepada Allah. Maka Allah kuatkan mereka.”

“Dek, kamu tahu ga kenapa muslimun Indonesia lemah terutama Rupiah?”

“Ga tau.”

“Karena sebagian mereka tahu mereka sedang diuji, namun malah tidak kembali kepada Allah. Dan sebagian mereka lainnya tidak tahu mereka sedang diuji, maka bagaimana mungkin mereka kembali Allah. Maka Allah lemahkan mereka, kecuali yang bersikap seperti mujahidun Suriah.”

“Kak, tahu ga kenapa perasaanku semakin kuat?”

“Ga tau.”

“Karena aku tahu perasaan ini adalah ujian dari Allah, maka aku pun kembali kepada Allah. Allah membuatku dan perasaanku semakin kuat…dan terjaga.”

Segala puji bagi Allah.

__________________

Disadur dari tulisan Ustadz Hasan Al Jaizy –hafizhahullah

2016

mdnh

Madinah…..

Seperti tahun-tahun yang lalu….

Malammu tak berubah…..

Tak ada bunyi petasan…

Tak ada tiupan terompet,

Dan tak ada nyala kembang api….

Engkau memilih diam disaat gegap gempita memenuhi semesta…

Semua tampak biasa dalam damai…

Hanya kidung adzan subuh yang berani memecah kesunyian malammu…

Aku dan mereka bahkan lupa tanggal berapa Desember saat ini..?

Ah…, andai ada yang bisa melukiskan sajak-sajak damai malammu itu untukku..

Agar ku kabarkan pada mereka..

Bahwa damaimu berkat aqidah yang terhujam dalam hati pendudukmu….

Dalam mazhab sunyi, engkau ajarkan kami izzah…

Bahwa kita bukan ummat pengekor…

Madinahku… semoga damaimu abadi…

_______________________

Disadur dari tulisan Ustadz Aan Chandra Thalib hafizhahullah. Di hari terakhir tahun 2015 masehi ini Indantia mengucapkan:

Selamat(kan diri anda dari) merayakan tahun baru masehi 2016 dengan tidak merayakannya.

 

Suatu Hari Nanti

Suatu hari nanti, kalian semua akan jatuh cinta tanpa dibuat-buat.

Tanpa perasaan posesif kekanak-kanakan atau rasa ingin pamer kasih sayang yang berlebihan.

Akan kalian temui seseorang yang membuat kalian jatuh hati tanpa alasan.

Yang membuat kalian tidak takut pada jutaan omong kosong soal sakitnya patah hati,yang membuat kalian sudi menjadi diri kalian sendiri.

Tidak dengan ucapan manis atau perilaku yang berpura-pura.
Kalian akan jatuh cinta dengan seadanya, tapi juga dengan segalanya.

Kalian akan jatuh cinta dan berani mempertanggungjawabkannya.

Bukan dengan pujian palsu atau rasa kagum sesaat.

Tapi dengan tatap mata dan rasa saling percaya.

Suatu waktu nanti akan ada seseorang yang datang, dan membuat kalian jatuh cinta tanpa alasan, yang akan kalian jadikan prioritas, bukan sekedar kalian banggakan di media sosial tapi kalian bohongi di kehidupan nyata.

Suatu hari nanti, kalian akan bertemu seseorang, yang akan mendengarkan cerita kalian di sisa hidupnya, yang akan membuat kalian paham benar apa itu arti kata sayang, yang membuat kalian tidak sabar untuk menghabiskan hari tua bersama, berdua, tanpa ragu. Tanpa sempat terpikir untuk berpindah ke lain hati.

(Dikutip dari FP Mahasiswa Muslim Gadjah Mada)

Penjagaan

Tahukah kamu hal baik apa yang terjadi ketika kamu menjaga diri? Yakni ketika kamu berhasil membuat orang-orang yang menyayangimu tenang. Ketika kamu berhasil membuat orang-orang yang menyayangimu percaya bahwa kamu tetap baik-baik saja.

Karena percaya atau tidak, di manapun kamu berada, kamu selalu membawa hati orang-orang yang menyayangimu. Ia lekat ke manapun kamu pergi. Boleh jadi kamu tidak sadar, tapi selalu ada mereka yang ingin menjagamu ke manapun kamu melangkah. Bentuk penjagaan mereka pun bermacam-macam. Tak ingin kamu sakit, ia tak jemu mengingatkan kamu makan. Tak ingin kamu dirampok, ia tak bosan menawarkanmu tumpangan. Tak ingin kamu kesepian, ia tak lupa mengirimkanmu sebongkah sapa lengkap dengan basa-basinya.

Continue reading Penjagaan