To Do List: Sunnah Bulan Syawal

Di bulan Syawal ini, sependek yang saya tahu, ada beberapa hal yang memang secara khusus dianjurkan atau disunnahkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Yang pertama, berhari raya (Idul Fithr). Yang ini jelas, sunnah pertama yang kita lakukan di bulan Syawal ada di hari pertamanya. Kayak gimana sunnah-sunnahnya bisa dibaca di sini.

Yang kedua, puasa 6 hari. Setiap bulan pun ada puasa sunnahnya, tapi yang satu ini khusus untuk bulan Syawal, yakni puasa 6 hari untuk menggenapkan puasa di bulan Ramadhan. Keterangan lebih lanjut bisa dibaca di sini.

Yang ketiga, menikah. Nikah itu bisa dilakukan kapan aja, nggak ada tuh yang namanya tanggal atau bulan sial. Semua tanggal dan bulan itu baik untuk menikah. Namun ada anjuran khusus untuk menikah di bulan Syawal. Untuk info selengkapnya bisa dibaca di sini.

Nah, pertanyaannya, sunnah yang mana yang sudah saya lakukan?

Untuk yang pertama, alhamdulillah sudah dilakukan. Kemarin diberi kesempatan seminggu lebih dikitlah buat pulang lebaran sama keluarga.

Tenang saudara-saudara, foto di atas bukan dokumentasi dari sunnah bulan Syawal di poin yang ketiga. Itu saya, saudari-saudari saya, dan sepupu-sepupu saya. Kalem aja, ini foto pas lebaran kemaren kok, sunnah bulan Syawal poin yang pertama.

Untuk poin yang kedua, sedang diusahakan di Surabaya. Kalau kata orang, puasa 6 hari ini berguna banget buat diet, buat ngebakar apa yang udah dilahap selama lebaran. Tapi tolong gaes, ibadah itu syaratnya dua: ikhlas, dan mengikuti contoh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Puasanya oke banget kalo sesuai contoh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, tapi jangan lupa niatnya ditata terus ya *nasehat buat pribadi*.

Untuk poin yang ketiga…sedang diusahakan juga kok 🙂

Jujur saya kurang suka ngomong masalah nikah-nikahan. Soalnya pengalaman selama ini kalau ngomong masalah nikah-nikahan lebih banyak bawa perasaan daripada bawa ilmu. Kalem aja sih, kalau sekarang udah bergalau ria ngomongin nikah tapi bekal masih cetek ya mending benerin diri dulu. Kasian kan pasangannya kalo dapet orang yang lebih sibuk ngurus perasaan daripada hidupnya sendiri. Yang namanya takdir udah nggak bakal ke mana, nggak bakal meleset sejengkal pun, nggak bakal tertukar apalagi salah alamat. Daripada galau nungguin kayak gitu, mending doa sambil usaha. Isilah masa menunggu itu dengan kegiatan-kegiatan positif.

Oh iya, saya ada rekomendasi video kajian bagus nih buat yang lagi bergalau ria. Jangan siksa diri anda dengan dengerin lagu-lagu melow segala rupa, mending cari bentuk hiburan lain yang lebih produktif. Ini salah satunya ^_^

Kajian baper terbaiklah ini, dibawakan oleh Ustadz Nuzul Dzikri hafizhahullah dengan bahasa yang ringan dan sederhana, tapi sarat bobot dan makna. Durasinya nggak lebih lama dari marathon drama Korea kok. Semoga bermanfaat.

Surabaya, ba’da isya di malam ke-8 Syawal 1437 H
12/7/2016

Advertisements

Published by

Regin Iqbal

penuntut ilmu | pengagum sejarah | penggemar detective conan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s