Tapi Ternyata Tidak

kupukupu

Aku kira dengan jarak yang membendung keinginan hati, kita tidak akan bersua lagi. Tapi ternyata tidak. Kamu berani menampakkan diri, memamerkan kerling matamu yang selalu kunanti.

Aku kira dengan temu yang fakir sapa miskin kata, kita tidak akan bisa bercengkerama. Tapi ternyata tidak. Kita puas bertukar cerita, menyisipkan canda menyelipkan tawa.

Aku kira dengan segala kenangan sebagai candu, kita tidak bisa melewati hari tanpa sekalipun temu. Tapi ternyata tidak. Persuaan itu, cengkerama itu, ternyata hanya mimpi-mimpi di malam sendu. Mimpi yang menjadi konsekuensi setumpuk rindu.

Waktu dhuha, persiapan menuju Surabaya

Makassar, 6/5/2014

image source: tumblr milliwall

Advertisements

Published by

Regin Iqbal

penuntut ilmu | pengagum sejarah | penggemar detective conan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s