Tentang Penerimaan

blurred

Lagi-lagi, hari ini kamu harus belajar tentang penerimaan. Tentang bagaimana seharusnya penerimaan seorang muslim atas takdir yang terjadi atas dirinya, baik itu yang mudah maupun yang sulit, yang lapang maupun yang sempit, yang melegakan maupun yang menghimpit.

Hari ini, kamu harus belajar lagi tentang pengendalian. Tentang bagaimana seharusnya seorang muslim mengendalikan diri dari emosi, menahan lisan dari umpatan, dan mencegah amarah jadi sumpah serapah. Karena hidup tak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Padahal seharusnya kamu paham bahwa hidup ini sudah ada yang mengatur, sudah ada yang menatanya sedemikian rupa. Tidakkah kamu lihat langit di atas sana dan hamparan bumi di luar sana? Indah bukan? Dan seharusnya kamu sadar, Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan indahnya, adalah Dzat yang juga mengatur hidupmu. Maka, kenapa kamu tidak percayakan saja pada-Nya untuk membuat hidupmu jadi indah?

Kalau cuma karena ban bocor, knalpot patah, FRS zonk, kartu ATM hilang, motor dirantai, dan kamu mulai menyalahkan keadaan, mulai berkeluh kesah atas apa yang menimpamu, sungguh rugi. Karena hidup terlalu singkat jika hanya untuk mengeluh dan mengaduh, karena waktu tak akan kembali untuk menjawab semua ratapan dan umpatanmu. Karena mungkin, itu semua adalah refleksi dari apa yang kamu lakukan, dari apa yang kamu amalkan.

Jika orang bertakwa akan diberi kemudahan dari arah yang tidak ia sangka, maka jangan-jangan…begitu juga dengan orang yang bermaksiat akan diberi kesulitan dari arah yang tidak ia duga.

Iya, ini catatan untuk kamu. Untuk siapa saja yang sedang belajar memahamkan diri, untuk mereka yang sedang belajar menerima.

Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus. –Tere Liye, Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

Surabaya, waktu dhuha

24/3/2015

image source: hdw

Advertisements

Published by

Regin Iqbal

penuntut ilmu | pengagum sejarah | penggemar detective conan

One thought on “Tentang Penerimaan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s