Angin dan Tulip

tulip

Sekuat apapun keinginan Angin memeluk Tulip, ia tak akan mampu. Angin hanya mampu menyimpan rindu, tapi Tulip tak akan pernah sadar hal itu.

Sekeras apapun usaha Angin menggapai Tulip, ia tak akan bisa. Angin hanya bisa memendam rasa, menyapa Tulip tanpa sepatah kata.

Bagaimanapun Angin mencoba menggenggam Tulip, ia tak akan berhasil. Angin selalu dianggap kerdil. Tulip bahkan tak pernah menganggap kebaikannya meski secuil.

Walau begitu Angin tak pernah ingkar janji untuk selalu bertemu Tulip, untuk selalu bertiup lembut membelai mahkota dan putik. Tapi Tulip tak akan pernah mendekat kepada Angin. Tulip lebih memilih menjauh, membiarkan Angin lewat berderu.

Sama seperti Tulip: Baginya aku hanya Angin lalu

Surabaya, dini hari 25 Februari 2015.

image source: wallgator

Advertisements

Published by

Regin Iqbal

penuntut ilmu | pengagum sejarah | penggemar detective conan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s